Memperingati Hari Air Dunia XXV

hariair1Seminar Sehari dan Kuliah Umum dalam rangka memperingati Hari Air Dunia XXV dengan tema “Air dan Air Limbah” diadakan digedung PKM Universitas Musamus pada tanggal 22 Maret 2017. Pelaksana kegiatan yang merupakan kerjasama Balai Wilayah Sungai Papua Merauke danFakultas Teknik Universitas Musamus ini adalah HMJ Teknik Sipil Universitas Musamus. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertamanan Merauke, H.B.L Tobing dan diikuti pula oleh seluruh mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik. Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik, Fransiskus X. Manggau, S.Kom., M.T, mewakili Rektor Universitas Musamus, dengan pesan bahwa tema yang diambil tentang air dan air limbah mengajak kita untuk menyadari bahwa air merupakan kebutuhan bagi makhluk hidup akan tetapi air juga dapat mendatangkan malapetaka, maka sangat penting untuk dapat memanfaatkan dan mengelola sumber air secara arif dan bijaksana karena perilaku kita saat ini sangat berdampak bagi kehidupan generasi mendatang. Selain itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Musamus juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama ini karena ada keuntungan lain lagi yang dapat diperoleh mahasiswa dan dosen, karena mahasiswa mendapat tempat praktek kerja lapangan dan dosen memiliki ruang yang lebih untuk pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

hariair2Dalam sambutan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dibacakan kembali oleh bapak Nimbrot Rumaropen, S.T., MT, selaku Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Merauke, disampaikan bahwa sesuai tema Peringatan Hari Air Dunia ke-25 tahun 2017 “Air dan Air Limbah” bermaksud mengingatkan kembali semua elemen bangsa tentang pentingnya menjaga air dan mengelola air limbah sehingga tidak mencemari air sebagai sumber kehidupan.  Seiring dengan tema yang diangkat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan pengelolaan air limbah baik terpusat skala besar maupun komunal yang bisa digunakan oleh sekitar 70-100 rumah. Tak hanya itu, Kementerian PUPR juga telah membangun beberapa proyek percontohan infrastruktur pengelolaan air limbah mulai dari skala besar yakni IPAL Regional seperti di Denpasar, Bali, selain itu melaksanakan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di lebih dari seribu kawasan dengan hasil yang cukup baik, dimana air hasil olahannya telah memenuhi baku mutu untuk dibuang kebadan air atau sungai yakni effulent  BOD dengan konsentrasi sekitar 50 ppm.

 

hariair3Pemateri yang dihadirkan dalam seminar ini adalah bapak Dr. Eng. Ir. PrianaSudjono, seorang Pakar Lingkungan dari Institut Teknologi Bandung dan bapak Nimbrot Rumaropen, S.T., MT, Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Merauke. Materi yang diberikan adalah Pendekatan Baru untuk Expert Group Discussion Dalam Mendapatkan Knowledge tentang Peningkatan Kualitas Air Sungai dan Pencegahan Pencemaran Air Sungai Yang Melalui Kota dan Dukungan Balai Wilayah Sungai Papua Merauke dalam Penanganan Sistem Drainase Kota Merauke.

 

Selain kegiatan seminar dan kuliah umum, diadakan pula kegiatan Donor Darah Bersama yang merupakan kerjasama Balai Wilayah Sungai Papua Merauke dan Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Musamus Merauke bersama Palang Merah Indonesia Cabang Merauke.

hariair4

 

 

  • Pengumuman

  • Panduan

  • Brosur

  • Lelang

  • Download

Kontak Kami

Pengunjung

Hari Ini345
Minggu Ini13068
Bulan Ini32752
Total354363

IP Anda : 23.20.53.150 22 Juni 2017
Powered by CoalaWeb