KULIAH UMUM FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK

KULIAH UMUM FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS MUSAMUS

“KepemimpinanPerempuan Papua dalam Pembangunan”

 

Pada 19 September 2018, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unmus mengadakan kuliah umum dengan pemateri Ibu Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dip. Apling, M.A. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung PKM Univesitas Musamus yang dihadiri oleh mahasiswa, dosen, unsur pimpinan Unmus, BEM Unmus, serta undangan baik dari instansi daerah maupun organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan.

c_200_200_16777215_00_images_2018_fisip_fisip.jpg

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Universitas Musamus, Dr. Philipus Betaubun yang menyampaikan pencapaian Unmus yang berhasil memperoleh nilai akrediatasi B pada hampir semua jurusan yang ada di Unmus, sedangkan beberapa jurusan masih terakreditasi C masih dalam pengajuan dan merupakan pencapaian terbaik di wilayah Maluku dan Papua. Beasiswa yang telah diterima sekitar4.000 mahasiswa dari berbagai instansi, lembaga dan perusahaan di antaranya Djarum Fondation, Bank Indonesia, Matahari, serta Pertamina. Beliau juga bercerita tentang peran dan kontribusi mama-mama Papua melalui profesi mereka yaitu berjualan di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Merauke.

c_200_200_16777215_00_images_2018_fisip_fisip1.jpg

c_200_200_16777215_00_images_2018_fisip_fisip2.jpg

Sementaraitu Menteri Pemberdayaan Perempuan, Ibu Yohana menyampaikan kepada mahasiswa untuk serius menempuh kuliah karena nantinya akan menjadi penerus penggerak bangsa, mengisi posisi-posisi yang nantinya akan ditinggalkan oleh generasi yang lebih dulu ada. Beliau juga menyampaikan bahwa PBB telah memilih Indonesia sebagai negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia yang dapat menjalankan toleransi beragama dengan baik. PBB juga menganggap posisi perempuan Indonesia sudah lebih baik tetapi masih ada tindak kekerasan terhadap perempuan, selain itu masih banyak wanita di Indonesia yang belum menduduki jabatan-jabatan kepemimpinan. Di Papua masih banyak terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga, masih banyak anak-anak yang tidak bersekolah sampai suka menghirup lem aibon. Ibu Menteri juga menyoroti banyaknya kasus perceraian di mana yang justru meminta bercerai adalah pihak wanita, indeks pembangunan manusia di Papua, serta kesempatan mahasiswa dalam berkarya saat KKN untuk membuat essay, tugas-tugas sosial, serta mengumpulkan data-data kesehatan serta ekonomi. Diakhir kuliah umum, Ibu Menteri menitipkan pesan kepada mahasiswa, khususnya mahasiswi untuk belajar dengan giat agar tidak sampai terkena DO. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan serah terima cinderamata.

c_200_200_16777215_00_images_2018_fisip_fisip3.jpg

c_200_200_16777215_00_images_2018_fisip_fisip4.jpg

c_200_200_16777215_00_images_2018_fisip_fisip5.jpg

 

  • Pengumuman

  • Panduan

  • Brosur

  • Lelang

  • Download

Kontak Kami

Pengunjung

Hari Ini289
Minggu Ini289
Bulan Ini10889
Total771026

IP Anda : 18.212.93.234 17 Desember 2018
Powered by CoalaWeb