Seminar Nasional III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unmus

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus untuk ketiga kalinya menyelenggarakan seminar Nasional. Seminar Nasional kali ini digelar di gedung PKM UNMUS pada hari Kamis, 03 Mei 2018 dengan tema “Perempuan dalam dinamika politik dan pembangunan bangsa”.

Semnas III Fisip 2018 01

Dekan Fakultas FISIP, Dr. Fitriani, S.Kom., M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa seminar kali ini merupakan kelanjutan dari seminar-seminar sebelumnya dimana pada seminar-seminar sebelumnya pun FISIP mendatangkan narasumber yang berkompeten sesuai dengan tema yang diusung. Menurutnya, lambang Musamus jangan hanya dilihat secara subjektif tetapi harus dilihat secara objektif yaitu hasil kerja dari semut berupa rumahnya yang dalam bahasa suku marind disebut Bomi ( rumah semut ). Melalui kesempatan ini, beliau juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia yang begitu bersemangat dalam mensukseskan kegiatan ini. Insya Allah, tahun 2019 kita akan menggelar seminar Nasional yang ke-4.

Semnas III Fisip 2018 02

Sementara itu, Wakil Rektor I ketika membuka penyelenggaraan seminar mengatakan bahwa saat ini secara institusi UNMUS telah mendapat predikat B, sementara untuk PRODI 70% berakreditasi B. Saat ini UNMUS sementara bekerja untuk menaikan pencapaiannya dengan berupaya untuk menjadi perguruan tinggi dengan akreditasi yang lebih meningkat. Untuk pengembangan kedepan, UNMUS akan mendirikan 14 lembaga sertifikasi profesi. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada FISIP yang sukses menyelenggarkan seminar Nasional un tuk yang ketiga kalinya.

Semnas III Fisip 2018 03

Narasumber yang dihadirkan ialah Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dr. Pribudiarta Nur Sitepu, MM mewakili Ibu Menteri yang berhalangan hadir karena harus mengikuti rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 di istana Bogor, Kepala Dinas Lingkunan Hidup Merauke, Ir. Harmini, M.Si, dan Activis Perempuan Papua, Beatrix Gebze.
Pribudiarta Nur Sitepu mengatakan bahwa ternyata gambaran meningkatnya partisipasi politik perempuan jika dibandingkan dengan masa lalu tidak selalu berbanding lurus dengan keterpilihan perempuan dalam parlemen. Hasil Pemilu Legislatif dalam Pemilu 2014 yang baru lalu memperlihatan kuota 30% keterwakilan perempuan di parlemen masih rendah, dan bahkan semakin memburuk jika dibandingan dengan pemilu sebelumnya. Pada pemilu 2009 proporsi anggota parlemen perempuan mencapai18,2% sementara pada pemilu yang baru lalu keadaannya justru menurun menjadi17,3%.

Semnas III Fisip 2018 04

Sementara Ir. Hermini, M.Si selaku pembicara kedua lewat materinya yang berjudul Wanita dan lingkungan menuju pembangunan yang berkelanjutan mengatakan Peranan wanita dalam pembangunan adalah hak dan kewajiban yang dijalankan oleh wanita pada status atau kedudukan tertentu dalam pembangunan, baik pembangunan di bidang politik, ekonomi, sosial budaya maupun pembangunan di bidang pertahanan dan keamanan, baik di dalam keluarga maupun di dalam masyarakat.
Diakui selama ini ada anggapan bahwa kualitas perempuan dalam pembangunan masih sangat rendah, yang menyebabkan peran kaum perempuan tertinggal dalam segala hal.
Sementara Beatrix Gebze selaku activis perempuan mengatakan bahwa berdasarkan pengalaman dokumentasi kekerasan terhadap perempuan di seluruh Tanah Papua pada Tahun 2009 maka sudah di bentuk organisasi perempuan yang bernama Jaringan Kerja HAM Perempuan Papua (TIKI). Dan dokumentasi SA ADA DISINI. Terbentuklah PWG, Perempuan di Papua khususnya perempuan Papua sudah mulai memahami tentang demokrasi, misalnya perempuan sudah mulai bergabung di partai-partai politik. Dan melibatkan diri menjadi pemimpin di kampung.
Setelah pemaparan materi oleh masing-masing narasumber, acara dilanjutkan dengan babak tanya-jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya terkait dengan materi yang sudah dipaparkan.

Semnas III Fisip 2018 05

Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan plakat dan sertifikat kepada narasumber dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Semnas III Fisip 2018 06

 

Upacara Hardiknas Tahun 2018 di Lingkungan Unmus

Pimpinan Unmus, Dosen, Tendik serta perwakilan mahasiswa di lingkungan Universitas Musamus mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional tahun 2018 yg digelar di lapangan upacara PKM pada hari Rabu, 02 Mei 2018. Peringatan Hardiknas tahun 2018 dilaksanakan dengan tema “ Membumikan pendidikan tinggi, meninggikan kualitas sumber daya manusia Indonesia”.

Upacara Hardiknas 2018 01

Penyelenggara upacara Hardiknas tahun 2018 di lingkungan UNMUS kali ini dibenkan kepada Fakultas Teknik sehingga semua petugas upacaranya adalah merupakan dosen maupun staf pada Faluktas teknik.

Upacara Hardiknas 2018 02

Mengutip sambutan Menristekdikti pada puncak peringatan Hardiknas tahun 2018, Dekan fakultas teknik, Daniel Parenden, ST., MT selaku inspektur upacara mengatakan bahwa selaku pemangku kepentingan utama di bidang pendidikan, tanggal 2 Mei merupakan hari yang sangat penting, penuh dengan makna, inspirasi, dan motivasi dalam memajukan peradaban nasional kita melalui pengembangan sumber daya manusia. Di dalam pengembangan sumberdaya  manusia itu sendiri, pendidikan, terlebih pendidikan tinggi memegang peranan kunci.

Upacara Hardiknas 2018 03

Dengan tidak melupakan jenis pendidikan non-formal dan informal, peranan pendidikan tinggi sebagai terminal akhir dalam jenjang pendidikan formal sejak sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan  sekolah  menengah  atas, amatlah  strategis dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Karena di dalam pendidikan  tinggi terdapat  keharusan  melakukan riset untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi demi  kesejahteraan  manusia Indonesia dan dunia. Dewasa  ini,  kita menyaksikan  negara-negara di dunia semakin berupaya keras dalam memajukan pendidikan tingginya, tidak hanya  dalam  sistem  pembelajaran, namun  juga  dalam  lingkup riset, teknologi, dan  inovasi.

Upacara Hardiknas 2018 04

Walaupun sinar matahari cukup menyengat pagi itu, namun tidak mengurangi semangat setiap perserta dalam mengikuti upacara bendera.

Sosialisasi BPJS Tahun 2018

Sosialisasi BPJS 01

Bertempat di gedung PKM ( 9/3), Wakil Rektor III UNMUS, Yosehi Mekiuw,  membuka kegiatan sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terhadap Dosen dan Tenaga Kependidikan dilingkungan Universitas Musamus. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial ( BPJS ) ini dihadiri oleh sekitar 130 peserta yang terdiri dari Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Musamus.

Sosialisasi BPJS 02

sebagai pemateri pada kegiatan ini adalah Kepala kantor BPJS Cabang Perintis Merauke, Bobby Harun di damping oleh tim. Bobby Harun menjelaskan bahwa menurut UU No 24 Tahun 2011 Pasal 14 “ SETIAP ORANG, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta program jaminan sosial “ dengan cakupan program bagi penerima upah antara lain :
1. Jaminan Kecelakaan Kerja ( JKK )
2. Jaminan Kematian ( JK )
3. Jaminan Hari Tua
4. Jaminan Pensiun
untuk tata cara dan proses administrasinya pun cukup sederhana, calon peserta bisa langsung mendatangi kantor BPJS dengan membawa data identitas ( KTP dan KK ).

Sosialisasi BPJS 03

kegiatan sosialisasi ini sendiri mendapat respon yang sangat baik dari seluruh peserta, hal ini terbukti dengan keaktifan peserta dalam sesi tanya jawab yang mempertanyakan hal-hal teknis yang menjadi kendala dalam program ini, dan lewat pertanyaan-pertanyaan tersebut hal-hal yang masih belum dipahami dapat dijelaskan oleh pemateri

Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual bagi Dosen di Lingkungan Universitas Musamus Tahun 2018

Pada tanggal 26 Januari 2018 di ruang Souter Nautje, dilaksanakan sosialisasi tentang Hak Kekayaan Intelektual bagi dosen di lingkungan Unmus. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para dosen tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Haki20181

Pemateri dalam kegiatan ini adalah bapak Yulius Manurung, SH, MH, Kasubbid Pelayanan Administrasi Hukum Umum dan Kekayaan Intelektual, Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua.  Belaiu menyampaikan materi tentang HKI yang meliputi Konsep Dasar HKI, Ruang Lingkup HKI, Bentuk-bentuk HKI, serta Prosedur dan Proses Pengurusan HKI. Materi ini bermanfaat bagi dosen yang ingin mengembangkan penelitiannya sehingga tercapai suatu penemuan baru atau produk baru yang terlindungi melalui HKI.

Haki20182

Haki20183b

 

KKN ANGKATAN XII UNMUS 2018

Bertempat di  Gedung PKM, pada hari Rabu, 24 Januari 2018, UNMUS melaksanakan upacara pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXII  Tahun Akademik 2017/2018 periode Januari-Februari 2018 yang akan dilaksanakan tanggal 24 Januari hingga 24 Februari 2018. Kali ini UNMUS menerjunkan 155 mahasiswa yang ditempatkan pada 4 distrik di Kabupaten Merauke yang tersebar di 10 kampung yaitu Kampung Domande, Kampung Kaiburse, Kampung Onggari, Kampung Ivimahad, Kampung Telagasari, Kampung Wapeko, Kampung Senayu, Kampung Tambat, Kampung Kumbe dan Kampung Bersih Hati. Ke-155 mahasiswa KKN ini berasal dari Fakultas Teknik 14 orang, Fakultas Pertanian 75 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 13 orang, FKIP 34 orang, FISIP 11 orang serta Fakultas Hukum 8 orang. Selama melaksanakan KKN mereka akan didampingi oleh 10 orang Dosen Pendamping Lapangan (DPL) sebagai pembimbing mereka.

KKNAngXII20181

Upacara pelepasan ini dilaksanakan setelah sebelumnya selama tiga hari telah dilaksanakan pembekalan terhadap seluruh mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan KKN dan diharapkan melalui kegiatan KKN ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya yang berdomisili di tempat tujuan KKN karena perguruan tinggi sesungguhnya baru bermakna ketika ia hadir serta memberikan arti di tengah masyarakat. Demikian harapan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Mulyadi Tadjuddin, SH.,MH ketika menyampaikan laporannya.

KKNAngXII20182

Ketua Lembaga Penelitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Drs. Jayadi, MT ketika memberikan arahannya menegaskan bahwa kegiatan KKN juga merupakan mata kuliah, hanya saja dipindahkan tempatnya bukan di kampus, tetapi di tengah-tengah masyarakat. Oleh karenanya, setiap peserta harus berperilaku selayaknya berada di lingkungan kampus, baik cara bersosialisasi maupun cara berbusana. Selama kurang lebih 85-86 jam kerja, peserta KKN diharapkan mampu untuk berbagi ilmu yang dimiliki kepada masyarakat dan juga dapat belajar dari kehidupan masyarakat, serta dapat memberdayakan masyarakat di lokasi KKN seperti  menumbuhkan unit-unit usaha kreatif masyarakat yang nantinya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

KKNAngXII20183

Sambutan juga diberikan oleh wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni, Yosehi Mekiuw, SP, M.Sc. mewakili Rektor Universitas Musamus, Beliau agar  setiap mahasiswa harus menjaga nama baik almamater dan menjaga kesehatan selama KKN, sehingga dapat menyelesaikan tugas pengabdiannya dengan baik. Beliau juga secara resmi melepas keberangkatan mahasiswa peserta KKN periode XII tahun 2018.

KKNAngXII20184

Usai upacara pelepasan, peserta KKN langsung menuju kendaraan yang telah disiapkan oleh panitia menuju ke tempat tujuan masing-masing.

KKNAngXII20185

  • Pengumuman

  • Panduan

  • Brosur

  • Lelang

  • Download

Kontak Kami

Pengunjung

Hari Ini153
Minggu Ini1903
Bulan Ini11927
Total680908

IP Anda : 54.224.108.238 22 Agustus 2018
Powered by CoalaWeb