Kuliah Umum Fakultas Pertanian

kulumPertaFakultas Pertanian Universitas Musamus bekerja sama dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasi lPerikanan Kelas II Merauke menyelenggarakan kuliah umum pada hari Kamis, 13 Juli 2017. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Musamus dan dihadiri oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian serta pegawai Stasiun KIPM Merauke.

 

 

kulumPerta1Lewat sambutannya, Wakil Rektor III UNMUS menyampaikan sekilas tentang filososfi dan sejarah berdirinya Universitas Musamus. Beliau juga berharap peserta dapat memahami materi yang disampaikan oleh nara sumber, dan kemudian dapat lebih menggali dan mengembangkannya, karena kabupaten Merauke memiliki potensi yang sangat baik dibidang Perikanan dan Kelautan tetapi belum dikembangkan secara maksimal.

 

kulumPerta2Pihak Stasiun KIPM Merauke, melalui Kepala Stasiun KIPM, Nikmatul Rochmah, S.St.Pi., menyampaikan terima kasih kepada pihak UNMUS yang selama ini telah membangun hubungan kerjasama yang baik. Terima kasih disampaikan pula atas ijin yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan. Beliau juga menyampaikan selamat atas pelaksanaan Pemilihan Rektor UNMUS dengan harapan semoga hubungan kerjasama ini akan semakin solid lagi

 

Kuliah umum dengan tema ”Peran BKIPM dalam melindungi dan mencegah penyebaran penyakit ikan dan menjamin keamanan mutu hasil perikanan disampaikan oleh narasumber Widodo Sumiyanto, A,Pi, MM (Kepala Pusat Pengendalian Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan).  Dikatakannya bahwa ada beberapa permasalahan pada produk perikanan Indonesia, diantaranya histamine, antibiotik, salmonella, logamberat, kontaminasi crystal violet. Oleh karena itu pemerintah kini mengupayakan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan dengan tujuan :

 

  • Menjamin produk perikanan yang beredar di wilayah Indonesia bermutu dan aman dikonsumsi,
  • Menjamin produk perikanan yang masuk kedalam wilayah RI memenuhi syarat mutu dan aman dikonsumsi,
  • Menjamin produk perikanan Indonesia memenuhi standard mutu negara tujuan ekspor.

 

Menurut Widodo Sumiyanto, kabupaten Merauke merupakan daerah yang potensi perikanannya terbilang bagus akan tetapi yang menjadi penyebab tidak berkembangnnya sektor ini adalah masalah infrastruktur dan transportasi, sehingga hal ini harus mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait. Usai pemaparan materi, moderator, Edy H.P. Melmambessy, S.Pi., M.Si., memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan bertanya sebelum kegiatan ditutup.

 

kulumPerta3

Wisuda Angkatan VII Gelombang II 2017

wisuda2017aUniversitas Musamus (Unmus) kembali meluluskan 179 wisudawan/ti Jenjang Strata I (S1) tahun akademik 2016/2017.Upacara wisuda angkatan VII gelombang II ini berlangsung di aula PKM Unmus pada hari Sabtu, 17 Juni 2017 dan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Musamus Dr. Philipus Betaubun. Sebanyak 179 lulusan program sarjana yang terdiri dari Fakultas Teknik 27 orang, Fakultas Pertanian 21 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 33 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 10 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 88 orang, serta Fakultas Hukum 4 orang.

Rektor Unmus usai mengukuhkan wisudawan/wisudawati menyampaikan bahwa, para wisudawan/wisudawati selanjutnya akan dikembalikan kepada :

  1. Keluarga masing-masing yang telah percaya dan memilih Unmus sebagai perguruan tinggi tujuannya,
  2. Masyarakat umum, sebagai laboratorium terlengkap bagi sarjana pasca lulus untuk mengimplemen-tasikan ilmu pengetahuan dan keterampilannya,

Pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI/POLRI serta pihak swasta dimana para wisudawan/ti selama ini bernaung, yang telah bersinergi dengan Unmus dalam upaya peningkatan kualitas SDM melalui support pemberian tugas belajar dan atau ijin belajar.

wisuda2017b

Wisuda hari ini menjadi “entry point” bagi Unmus dalam upaya untuk mencapai salah satu tujuan institusi sebagaimana diamanahkan dalam statuta Unmus. Atas nama keluarga serta mewakili seluruh pimpinan Unmus, sivitas akademika dan tenaga kependidikan, beliau juga mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan/ti atas keberhasilannya menyelesaikan seluruh tugas dan tanggung jawab di meja kuliah. Demikian yang disampaikan Rektor Unmus ketika memberikan sambutannya.

Beliau juga mengingatkan kepada para wisudawan/ti bahwa wisuda hari ini bukan merupakan akhir dari perjuangan. Karena perjuangan itu tidak disekat oleh ruang dan waktu, yang ada hanyalah perubahan konteks perjuangan sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban.

Bagi para wisudawan, hari ini merupakan hari yang paling membahagiakan selama kuliah di Unmus. Ada banyak suka dan duka selama “berjuang” di kampus Unmus yang akan terus dikenang oleh para wisudawan/ti, dan hari ini bukan merupakan akhir perjuangan tetapi merupakan awal kehidupan yang sebenarnya. Sebagai wakil wisudawan/ti, Yuliana Oliva Moiwend, SE, juga menyampaikan selamat berbahagia dan terima kasih kepada orang tua, suami/istri, anak dan teman-teman atas dukungan dan doanya selama para wisudawan/ti menempuh pendidikan di Unmus.

 wisuda2017c

 

Seminar Nasional II FISIP Universitas Musamus

semnas1Seminar Nasional II FISIP Unmus dengan tema Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah diselenggarakan di gedung PKM, Universitas Musamus pada tanggal 12 Juni 2017.Kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosialdan Ilmu Politik UNMUS menghadirkan pembicara Bupati Bone Dr. H.A. Fahsar Mahdin Padjalangi, M.Si., Prof. Dr. Deddy. T. Tikson Ph.D. (Guru BesarAdministrasi Pembangunan Program Studi Administrasi Publik FISIP UNHAS) dan Dr. Drs. Samel W. Ririhena, M.Si. (Dosen FISIP Unmus). Seminar dibukaolehRektor Unmus Dr. Philipus Betaubun dan Bupati Merauke Frederikus Gebze, S.E., M.Si. Saat memberikan sambutan, Rektor Unmus menyampaikan rencana pelaksanaan Seminar Nasional pada tahun 2017 ini sebanyak lima kali.

 

Setelah seminar dibuka, dengan dipandu oleh moderator ketiga penyaji materi diberikan kesempatan untuk memaparkan materi seminar. Pembicara pertama dalam seminar kali ini adalah Prof. Dr. Deddy. T. Tikson, Ph.D. tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari Segi Ilmiah. Beberapa catatan penting dari materi yang disajikan antara lain :

 

  1. Etika dalam pemerintah merupakan komponen vital yang dapat mempertahankan penyelenggaraan demokrasi;
  2. Perilaku birokrat beretika dapat memelihara trust  masyarakat, efisiensi dan efektivitas penggunaan sumberdaya, menjamin pemenuhan hak-hak individu secara adil dan merata;
  3. Birokrasi bertindak independen, impartial, dan bertanggung jawab terhadap seluruh anggota masyarakat;
  4. Jabatan publik tidak digunakan untuk kepentingan pribadi;  

 semnas2

Sementara Dr. Drs. H. Andi Fashar Mahdin Padjalangi, M.SI. (Bupati Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan) sebagai pembicara kedua dengan materi tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari segi implementasi menyajikan beberapa hal diantaranya :

 

  1. Di Era keterbukaan saat ini, pelayanan public dituntut untuk cepat, tepat, dekat, disesuaikan dengan kearifan lokal daerah (local wisdom)
  2. Pelanggaran mal administrasi dalam pemberian pelayanan harus dihapuskan dengan membuat SOP, dan aturan tentang pengawasan secara internal dan eksternal
  3. Sarana dan prasarana dalam pemberian pelayanan harus memadai
  4. Kepemimpinan hendaknya bisa menjadi contoh dan panutan bagi aparat dalam memberikan pelayanan publik.

  semnas3

 

semnas4Sebagai pembicara terakhir, Dr. Drs. Samel W. Ririhena, M.Si, membawakan materi tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari segi Good Goverment. Dikatakan bahwa penerapan prinsip-prinsip good governance merupakan tuntutan bagi birokrasi yang handal dan professional yang dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dalam konteks pemerintahan di daerah birokrasi dituntut dapat menerapkan prinsip-prinsip good governance seperti partisipasi, penegakan hukum, kesetaraan, daya tanggap, transparansi, wawasan kedepan, akuntabilitas, serta efisiensi dan efektifitas secara baik sehingga tercipta pemerintah yang amanah dalam menyelenggarakan pemerintahan di daerah yang mengemban amanah dari masyarakat. Seminar yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta ini, selain dihadiri oleh dosen dan mahasiswa, dihadiri pula oleh para kepala SKPD se Kabupaten Merauke dan perwakilan peguruan tinggi swasta di Kabupaten Merauke.

 

semnas5

Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila ke 72

pancasila1Tanggal 1 Juni merupakan hari yang dikenal masyarakat Indonesia sebagai hari Lahirnya Pancasila. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena di tahun 2017 ini untuk pertama kalinya tanggal 1 Juni telah ditetapkan sebagai hari libur nasional dan diperingati dalam bentuk Upacara Bendera.Tidak ketinggalan pula Universitas Musamus menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila. Bertempat di lapangan PKM UNMUS, sekitar kurang lebih 300 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di lingkungan Universitas Musamus mengikuti jalannya upacara bendera memperingati hari lahir Pancasila ke-72. Peringatan hari lahir Pancasila tahun 2017 mengusung tema :

 

 Revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

pancasila2Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNMUS, Drs. Jayadi, MT. Inspektur upacara membacakan pidato Presiden Republik Indonesia yang pada intinya meminta semua elemen bangsa untuk meningkatkan pengamalan Pancasila. Presiden juga mengingatkan seluruh anak bangsa bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah kodrat keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman, dari Miangas sampai Rote adalah keberagaman. Berbagai etnis, berbagai bahasa lokal, berbagai adat istiadat, berbagai agama, kepercayaan serta golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah Bhinneka Tunggal Ika kita. Melalui upacara peringatan hari lahirnya Pancasila ini diharapkan dapat meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Seluruh peserta yang hadir dengan saksama mendengarkan pidato Presiden yang dibacakan oleh Inspektur upacara sampai dengan selesai. Pelaksanaan upacara bendera berlangsung dengan aman dan tertib.

Mengutip kembali akhir pidato Presiden Joko Widodo yang dibacakan : Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu bergotong royong demi kemajuan Indonesia.

pancasila3

pancasila4

 

 

HARI KEBANGKITAN NASIONAL TAHUN 2017

kebangkitan1Universitas Musamus meng-gelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-109 tanggal 20 Mei 2017. Kegiatanan tahunan yang seyogyanya dilaksanakan pada hari Sabtu yang lalu secara serentak dilaksanakan pada hari Senin, 22 Mei 2017. Kepala Biro Umum, Perencanaan dan Keuangan UNMUS, Gerzon J Maulany, ST, MT, yang bertindak sebagai Inspektur upacara saat membacakan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan semangat kebangkitan Nasional tidak pernah memudar, tetapi justru semakin menunjukan urgensinya dalam kehidupan berbangsa kita hari-hari ini. walaupun Semangat ini sudah tercetus setidaknya 109 tahun yang lalu yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, namun sampai saat ini masih sangat ampuh dalam menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa. Lebih jauh dikatakan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan di segala sektor. Pemerintah juga memandang bahwa pembangunan infrakstruktur diperlukan untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan meningkatkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

kebangkitan2Berlatar belakang pemikiran tersebut, maka “ Pemerataan pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan nasional“ yang menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2017 ini adalah pesan yang tepat dan seyogyanya tidak hanya tertanam didalam hati, namun juga segera diwujudkan dalam pelayanan kita kepada masyarakat dan bangsa.

Upacara bendera yang digelar di lapangan Universitas Musamus ini dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa dan tenaga pengajar di lingkungan Universitas Musamus. Walaupun sinar matahari pagi cukup terik, akan tetapi tidak mengurangi semangat para peserta untuk mengikuti jalannya upacara dimaksud. Salam Indonesia Bangkit.

 

kebangkitan3

  • Pengumuman

  • Panduan

  • Brosur

  • Lelang

  • Download

Kontak Kami

Pengunjung

Hari Ini192
Minggu Ini2396
Bulan Ini14644
Total447197

IP Anda : 54.156.47.142 21 September 2017
Powered by CoalaWeb