PKKMB hari ke-2

pkkmb2aHari kedua PKKMB, 8 Agustus 2017, diawali dengan ibadah pagi pada pukul 05.00 WIT. Setelah ibadah pagi, para mahasiswa baru peserta PKKMB Unmus mengikuti materi-materi yang diberikan pada hari itu antara lain, Kerukunan Hidup Beragama di Unmus, dengan 3 orang nara sumber yaitu bapak Dirwan Muclish S.Pt., MP (Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Islam Al Kamil), bapak Edy H.P. Melmambessy, S.Pi., M.Si (Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen Protestan Alfa Omega), dan ibu Maria M.D. Widiastuti, S.Si., M.Si, (Dosen Pendamping dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Katolik), yang dimoderatori oleh ibu Rosa D. Pangaribuan, S.Pi., M.Si.

 

pkkmb2bMateri selanjutnya adalah Menumbuhkembangkan Jiwa Bahari Generasi Muda yang disampaikan oleh Kasatkom Lantamal XI Merauke, Letkol Laut (P) M. Yunianto, S.E, M.Tr.Hanla.Materi tentang Terorisme, Radikalisme dan Narkoba disampaikan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Ida Bagus Komang Ardika, SH, serta materi Penanggulangan Bencana dan P3K yang disampaikan oleh Tim dari Kantor SAR Merauke.

 

 

pkkmb2c

pkkmb2d

 

Pembukaan PKKMB UNMUS 2017

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) merupakan suatu kegiatan yang penting bagi mahasiswa baru Universitas Musamus untuk mengenal seluk beluk perkuliahan dan kehidupan kampus yang akan dilaksanakan selama 2 minggu dan dimulai Senin,7 Agustus 2017.

Ketua Panitia PKKMB Unmus 2017, Hairullah S.T., MT, dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam kegiatan PKKMB kali ini, mahasiswa baru diwajibkan datang pagi hari pukul 04.30 WIT untuk mengikuti ibadah pagi sesuai agama masing-masing demi memperkuat sisi religius mahasiswa baru. Kegiatan PKKMB Unmus tahun 2017 mengusung tema “ Membangkitkan Semangat Solidaritas Garuda Muda dari Ujung Timur Indonesia dalam Bingkai Harmoni Nusantara” bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat para pemuda untuk terus hidup saling menghargai dalam keberagaman di mana saja di Indonesia.

pkkmb

 

Rektor Unmus, Dr. Philipus Betaubun, dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan PKKMB Unmus tahun 2017 menyampaikan kepada para mahasiswa baru untuk mengikuti kegiatan PKKMB dengan sebaik-baiknya karena di dalamnya juga terdapat bekal selama menjalani perkuliahan setelah kegiatan ini berakhir.

 

pkkmb1

Pembukaan PKKMB ditandai dengan penyematan kartu tanda peserta bagi para mahasiswa baru dan gelar tari Nusantara

 

pkkmb2

 

 

Setelah acara pembukaan, kegiatan PKKMB dilanjutkan dengan pemberian materi di hari pertama yaitu Sejarah Universitas Musamus oleh Rektor Unmus, Dr.Philipus Betaubun. Materi kedua tentang Empat Konsensus Kebangsaan dan Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Danrem 174/ATW, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, S.IP. Materi berikut adalah Pemimpin dan Kepemimpinan oleh Bupati Merauke, Frederikus Gebze SE, M.Si. Materi terakhir di hari pertama adalah Hukum Tindak Pidana Narkotika, Lalu Lintas dan Pemberantasan Korupsi yang disampaikan oleh Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, SH.

pkkmb3

  

pkkmb4

   pkkmb5

 

 

pkkmb6

 

 

 

 

 

Kuliah Umum Fakultas Pertanian

kulumPertaFakultas Pertanian Universitas Musamus bekerja sama dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasi lPerikanan Kelas II Merauke menyelenggarakan kuliah umum pada hari Kamis, 13 Juli 2017. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Musamus dan dihadiri oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian serta pegawai Stasiun KIPM Merauke.

 

 

kulumPerta1Lewat sambutannya, Wakil Rektor III UNMUS menyampaikan sekilas tentang filososfi dan sejarah berdirinya Universitas Musamus. Beliau juga berharap peserta dapat memahami materi yang disampaikan oleh nara sumber, dan kemudian dapat lebih menggali dan mengembangkannya, karena kabupaten Merauke memiliki potensi yang sangat baik dibidang Perikanan dan Kelautan tetapi belum dikembangkan secara maksimal.

 

kulumPerta2Pihak Stasiun KIPM Merauke, melalui Kepala Stasiun KIPM, Nikmatul Rochmah, S.St.Pi., menyampaikan terima kasih kepada pihak UNMUS yang selama ini telah membangun hubungan kerjasama yang baik. Terima kasih disampaikan pula atas ijin yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan. Beliau juga menyampaikan selamat atas pelaksanaan Pemilihan Rektor UNMUS dengan harapan semoga hubungan kerjasama ini akan semakin solid lagi

 

Kuliah umum dengan tema ”Peran BKIPM dalam melindungi dan mencegah penyebaran penyakit ikan dan menjamin keamanan mutu hasil perikanan disampaikan oleh narasumber Widodo Sumiyanto, A,Pi, MM (Kepala Pusat Pengendalian Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan).  Dikatakannya bahwa ada beberapa permasalahan pada produk perikanan Indonesia, diantaranya histamine, antibiotik, salmonella, logamberat, kontaminasi crystal violet. Oleh karena itu pemerintah kini mengupayakan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan dengan tujuan :

 

  • Menjamin produk perikanan yang beredar di wilayah Indonesia bermutu dan aman dikonsumsi,
  • Menjamin produk perikanan yang masuk kedalam wilayah RI memenuhi syarat mutu dan aman dikonsumsi,
  • Menjamin produk perikanan Indonesia memenuhi standard mutu negara tujuan ekspor.

 

Menurut Widodo Sumiyanto, kabupaten Merauke merupakan daerah yang potensi perikanannya terbilang bagus akan tetapi yang menjadi penyebab tidak berkembangnnya sektor ini adalah masalah infrastruktur dan transportasi, sehingga hal ini harus mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait. Usai pemaparan materi, moderator, Edy H.P. Melmambessy, S.Pi., M.Si., memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan bertanya sebelum kegiatan ditutup.

 

kulumPerta3

Wisuda Angkatan VII Gelombang II 2017

wisuda2017aUniversitas Musamus (Unmus) kembali meluluskan 179 wisudawan/ti Jenjang Strata I (S1) tahun akademik 2016/2017.Upacara wisuda angkatan VII gelombang II ini berlangsung di aula PKM Unmus pada hari Sabtu, 17 Juni 2017 dan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Musamus Dr. Philipus Betaubun. Sebanyak 179 lulusan program sarjana yang terdiri dari Fakultas Teknik 27 orang, Fakultas Pertanian 21 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 33 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 10 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 88 orang, serta Fakultas Hukum 4 orang.

Rektor Unmus usai mengukuhkan wisudawan/wisudawati menyampaikan bahwa, para wisudawan/wisudawati selanjutnya akan dikembalikan kepada :

  1. Keluarga masing-masing yang telah percaya dan memilih Unmus sebagai perguruan tinggi tujuannya,
  2. Masyarakat umum, sebagai laboratorium terlengkap bagi sarjana pasca lulus untuk mengimplemen-tasikan ilmu pengetahuan dan keterampilannya,

Pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI/POLRI serta pihak swasta dimana para wisudawan/ti selama ini bernaung, yang telah bersinergi dengan Unmus dalam upaya peningkatan kualitas SDM melalui support pemberian tugas belajar dan atau ijin belajar.

wisuda2017b

Wisuda hari ini menjadi “entry point” bagi Unmus dalam upaya untuk mencapai salah satu tujuan institusi sebagaimana diamanahkan dalam statuta Unmus. Atas nama keluarga serta mewakili seluruh pimpinan Unmus, sivitas akademika dan tenaga kependidikan, beliau juga mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan/ti atas keberhasilannya menyelesaikan seluruh tugas dan tanggung jawab di meja kuliah. Demikian yang disampaikan Rektor Unmus ketika memberikan sambutannya.

Beliau juga mengingatkan kepada para wisudawan/ti bahwa wisuda hari ini bukan merupakan akhir dari perjuangan. Karena perjuangan itu tidak disekat oleh ruang dan waktu, yang ada hanyalah perubahan konteks perjuangan sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban.

Bagi para wisudawan, hari ini merupakan hari yang paling membahagiakan selama kuliah di Unmus. Ada banyak suka dan duka selama “berjuang” di kampus Unmus yang akan terus dikenang oleh para wisudawan/ti, dan hari ini bukan merupakan akhir perjuangan tetapi merupakan awal kehidupan yang sebenarnya. Sebagai wakil wisudawan/ti, Yuliana Oliva Moiwend, SE, juga menyampaikan selamat berbahagia dan terima kasih kepada orang tua, suami/istri, anak dan teman-teman atas dukungan dan doanya selama para wisudawan/ti menempuh pendidikan di Unmus.

 wisuda2017c

 

Seminar Nasional II FISIP Universitas Musamus

semnas1Seminar Nasional II FISIP Unmus dengan tema Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah diselenggarakan di gedung PKM, Universitas Musamus pada tanggal 12 Juni 2017.Kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosialdan Ilmu Politik UNMUS menghadirkan pembicara Bupati Bone Dr. H.A. Fahsar Mahdin Padjalangi, M.Si., Prof. Dr. Deddy. T. Tikson Ph.D. (Guru BesarAdministrasi Pembangunan Program Studi Administrasi Publik FISIP UNHAS) dan Dr. Drs. Samel W. Ririhena, M.Si. (Dosen FISIP Unmus). Seminar dibukaolehRektor Unmus Dr. Philipus Betaubun dan Bupati Merauke Frederikus Gebze, S.E., M.Si. Saat memberikan sambutan, Rektor Unmus menyampaikan rencana pelaksanaan Seminar Nasional pada tahun 2017 ini sebanyak lima kali.

 

Setelah seminar dibuka, dengan dipandu oleh moderator ketiga penyaji materi diberikan kesempatan untuk memaparkan materi seminar. Pembicara pertama dalam seminar kali ini adalah Prof. Dr. Deddy. T. Tikson, Ph.D. tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari Segi Ilmiah. Beberapa catatan penting dari materi yang disajikan antara lain :

 

  1. Etika dalam pemerintah merupakan komponen vital yang dapat mempertahankan penyelenggaraan demokrasi;
  2. Perilaku birokrat beretika dapat memelihara trust  masyarakat, efisiensi dan efektivitas penggunaan sumberdaya, menjamin pemenuhan hak-hak individu secara adil dan merata;
  3. Birokrasi bertindak independen, impartial, dan bertanggung jawab terhadap seluruh anggota masyarakat;
  4. Jabatan publik tidak digunakan untuk kepentingan pribadi;  

 semnas2

Sementara Dr. Drs. H. Andi Fashar Mahdin Padjalangi, M.SI. (Bupati Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan) sebagai pembicara kedua dengan materi tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari segi implementasi menyajikan beberapa hal diantaranya :

 

  1. Di Era keterbukaan saat ini, pelayanan public dituntut untuk cepat, tepat, dekat, disesuaikan dengan kearifan lokal daerah (local wisdom)
  2. Pelanggaran mal administrasi dalam pemberian pelayanan harus dihapuskan dengan membuat SOP, dan aturan tentang pengawasan secara internal dan eksternal
  3. Sarana dan prasarana dalam pemberian pelayanan harus memadai
  4. Kepemimpinan hendaknya bisa menjadi contoh dan panutan bagi aparat dalam memberikan pelayanan publik.

  semnas3

 

semnas4Sebagai pembicara terakhir, Dr. Drs. Samel W. Ririhena, M.Si, membawakan materi tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari segi Good Goverment. Dikatakan bahwa penerapan prinsip-prinsip good governance merupakan tuntutan bagi birokrasi yang handal dan professional yang dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dalam konteks pemerintahan di daerah birokrasi dituntut dapat menerapkan prinsip-prinsip good governance seperti partisipasi, penegakan hukum, kesetaraan, daya tanggap, transparansi, wawasan kedepan, akuntabilitas, serta efisiensi dan efektifitas secara baik sehingga tercipta pemerintah yang amanah dalam menyelenggarakan pemerintahan di daerah yang mengemban amanah dari masyarakat. Seminar yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta ini, selain dihadiri oleh dosen dan mahasiswa, dihadiri pula oleh para kepala SKPD se Kabupaten Merauke dan perwakilan peguruan tinggi swasta di Kabupaten Merauke.

 

semnas5

  • Pengumuman

  • Panduan

  • Brosur

  • Lelang

  • Download

Kontak Kami

Pengunjung

Hari Ini557
Minggu Ini4037
Bulan Ini12130
Total487781

IP Anda : 54.224.168.206 19 November 2017
Powered by CoalaWeb