Seminar Dan Ibadah Paskah Tahun 2017

seminarPaskahPerayaan Paskah di lingkungan Universitas Musamus Tahun 2017 diselenggarakan di gedung PKM pada tanggal 21 April 2017 dengan Tema : Kebangkitan Kristus membebaskan kita dari kuasa kematian (Roma 6:10).Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan dosen Kristen di lingkungan Universitas Musamus.

Sebelum puncak perayaan ibadah syukur Paskah, kegiatan didahului seminar dengan topik “Membangun iman Kristen tanpa mencederai kebhinekaan Indonesia”.Narasumber dalam kegiatan seminar ini adalah Gabriel Rettobyaan, S.Ag, Sarah Laumualy, M.Pd.K. danDr. Yus Witdarko, MT. Lewatmateri yang sampaikan Gabriel Rettobyaan, yang adalah Kepala Dinas Agama Kabupaten Merauke, menekankan kepada peserta agar hendaknya berupaya untuk mewujudkan tri kerukunan beragama yaitu (1) kerukunan inter umat beragama, (2) kerukunan antar umat berbeda agama dan (3) kerukunan antar umat beragama serta pemerintah. Hal ini disebab kan oleh “Setiap murid Kristus harus dapat meneladani apa yang sudah dicontohkan oleh Kristus karena dengan demikian maka kehadiran orang percaya akan menjadi berkat bagi banyak orang”, demikian ungkapnya.

seminarPaskah1Sementara Sarah Laumuly, M.Pd.K. dalam ulasannya lebih menekankan pada aspek pertumbuhan iman Kristen. Menurutnya ada tiga dimensi esensial tentang iman Kristen. Pertama, iman sebagai suatu kepercayaan (believing), yang kedua adalah iman sebagai keyakinan (trusting), dan ketiga adalah iman sebagai tindakan (doing). “Orang-orang yang telah mengikut atau tamat dari sekolah atau perguruan tinggi pasti mempunyai harapan bahwa ia akan berhasil dalam karier dan pekerjaannya, menikmati kemakmuran dan kesejahteraan dalam hidup dan ia dapat berdayaguna serta berpotensi bagi orang lain. Oleh karenanya harapan-harapan tersebut harus dipersiapkan sejak dini agar kelak ia dapat menjadi alumni yang berhasil. Sebagai orang-orang yang beriman setiap mahasiswa Kristen harus mempersiapkan diri untuk memasuki dunia pemerintahan dan dunia kerja sehingga ia dapat menjadi pelayan sejati yang memujudkan kebhinekaan sebagai bagian kemuliaan nama Tuhan”, demikian tegasnya.

 

seminarPaskah2Hal senada juga ditekankan oleh Dr. Yus Witdarko, MT, yang adalah dosen di Universitas Musamus. Dalam pemaparannya, ditekankan bagaimana caranya membagun iman mahasiswa kristiani di kampus, yakni bahwa mahasiswa kristiani sudah seharusnya mengutamakan kehidupan rohaninya,bukan hanya hidup secara duniawi. Sebagai mahasiswa yang beriman, ia harus dapat menerapkan tiga hal yaitu: (1) setia melaksanakan apa yang direncanakan dan dibangun oleh Allah, (2) hidup berkenan bagi Allah dan (3) sungguh-sungguh mencari Allah. Sedangkan kepada tenaga pendidikdan karyawan, harus dapat mempersembahkan hidupnya dengan bekerja dan berpegang teguh pada janji Allah.Lewat wadah pembinaan iman kristiani yang ada di lingkungan Unmus seperti TIRANUS (Persekutuan Tenaga Pendidik Dan Pegawai Kristen Protestan Unmus), IKK (Persekutuan Tenaga Pendidik Dan Pegawai Katolik ) dan Himpunan Mahasiswa Kristen Protestan Alfa Omega, Dr. Yus Witdarko berharap wadah-wadah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan iman kristiani.

Kegiatan seminar dan Ibadah Syukur Paskah Tahun 2017 yang diselenggarakan di lingkungan Universitas Musamus berjalan dengan penuh rasa persaudaraan serta penuh hikmat. Seluruh peserta yang hadir dapat menghayati secara benar tentang makna yang sesungguhnya dari karya keselamatan yang dianugerahkan Allah kepada umat manusia lewat kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.

 

 

 

Perayaan Paskah bersama Children Rescue Home (CRH)

paskahJelang perayaan Paskah 2017, Persekutuan Dosen dan Tenaga Kependidikan Kristen Universitas Musamus “Tiranus” dan UKM Mahasiswa Protestan “Alfa Omega”, melaksanakan Kunjungan Kasih ke Children Rescue Home (CRH) Yayasan Tangan Pengharapan di Mopah Lama, Merauke. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 April 2016 dan diikuti oleh sekitar 50 mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan. Kunjungan Kasih ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Unmus kepada sesama yang membutuhkan.

Berawal dari keprihatinan akan banyaknya tindak kekerasan yang terjadi pada anak-anak menyebabkan Yayasan Tangan Pengharapan mendirikan tempat penampungan untuk anak-anak tersebut. Pada program CRH Yayasan Tangan Pengharapan selain menampung anak-anak tersebut juga menanggung kebutuhan mereka akan makanan dan pendidikan. Ev. Luther Tan, S.Th. selaku penanggung jawab CRH Yayasan Tangan Pengharapan Merauke menyampaikan terima kasih atas kunjungan teman-teman dari Unmus dan kunjungan ini merupakan kunjungan yang pertama kalinya dari pihak luar selain pihak yayasan. Beliau juga mengajak mahasiswa sebagai kaum muda untuk mulai berbuat dan bekerja terutama dalam mendidik generasi muda di Tanah Papua.

paskah1Edi Sekenyap , selaku Ketua UKM Mahasiswa Protestan “Alfa Omega”, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh keluarga CRH Yayasan Tangan Pengharapan. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada semua pihak, sehingga kunjungan kasih ini dapat terselenggara sesuai rencana.   Edi juga menyampaikan harapannya kepada adik-adik penghuni CRH Yayasan Tangan Pengharapan agar dapat melakukan semua tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan baik, serta selalu mengandalkan Tuhan dalam hidup. Selanjutnya, Ketua Persekutuan “Tiranus” Unmus, Edy H. P. Melmambessy, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya memperkenalkan bahwa Persekutuan “Tiranus” mulai ada dan berkarya di Unmus mulai awal tahun 2017, sehingga dukungan doa dari semua pihak sangat diharapkan untuk kelanjutan pelayanan persekutuan “Tiranus” di lingkungan Unmus dan di tempat lainnya yang Tuhan kehendaki. Selanjutnya beliau juga menyampaikan data sumbangan kasih yang telah dipersiapkan.

Kegiatan kunjungan kasih sore itu juga diisi dengan beberapa permainan edukasi bersama mahasiswa serta pencerahan yang disampaikan oleh Dr. Yus Witdarko dan Yenni P. Pasaribu, ST, M.Si. Pencerahan yang diberikan adalah bahwa semua manusia berharga di mata Tuhan dan salib adalah fakta kasih Tuhan kepada manusia.

paskah2

paskah3

 

KULIAH UMUM KAPOLDA PAPUA

kapolda1Kapolda Papua, Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw, berkenan mengunjungi Kampus Universitas Musamus pada hari Rabu, 5 April 2017. Kunjungan Kapolda Papua ini sekaligus memberikan Kuliah Umum kepada Civitas Academica Unmus dengan topik “Kerjasama Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat”. Selain dihadiri oleh mahasiswa, dosen serta pimpinan Unmus, kegiatan ini dihadiri pula oleh Bupati Merauke, Danrem 174/ATW, Dandim 1707/Merauke, Kapolres Merauke, Danlantamal XI Merauke, Danlanud Merauke, sejumlah pejabat di lingkup Polda Papua serta Forkopimda Merauke.

kapolda3Rektor Unmus, Dr. Philipus Betaubun, MT, menyampaikan selamat datang kembali kepada Kapolda Papua serta meminta dukungan Kapolda Papua, Bupati Merauke, serta semua pihak untuk membantu Unmus agar semakin maju dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti yang diamanatkan undang-undang. Rektor Unmus juga menyampaikan dukungan kepada Bupati Merauke dalam menjalankan roda pemerintahan di Merauke hingga akhir masa jabatannya. Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE.M.Si., dalam sambutannya juga mengajak semua peserta untuk menerapkan suasana yang penuh senyum, sapa dan salam dalam hidup bermasyarakat di Merauke. Pemerintah daerah juga memohon kepada Kapolda Papua untuk memberikan pendapat dan pandangannya secara ilmiah kepada para mahasiswa sebagai generasi muda sebagai bekal dalam hidup bermasyarakat serta berharap agar kegiatan ini dapat menciptakan sinergitas, koordinasi dan informasi untuk pembangunan keamanan di Papua.

kapolda4Mengawali kuliah umum, Kapolda Papua mengajak para peserta kuliah umum untuk tidak melupakan sejarah karena bangsa yang melupakan sejarah, akan dengan mudah tercerabut dari akar sejarah itu sendiri. Kapolda Papua juga menyampaikan tentang situasi dan kondisi saat ini yang dapat mempengaruhi kamtibmas seperti kondisi penyelenggaraan negara dan implikasi pembangunan di Papua, pengaruh perkembangan lingkungan strategis, ancaman narkoba dan minuman keras, ancaman terorisme dan radikal bebas, ancaman penjajahan media sosial, proxy war serta propaganda di Papua serta ancaman persatuan dan kesatuan bangsa. Berbagai kondisi tersebut menyebabkan terjadinya banyak hal yang selama ini sering kita dengar. Karena itu Kapolda berharap agar mahasiswa tidak gampang terprovokasi dengan berbagai isu yang beredar tetapi berusaha melaporkan ke pihak berwajib sekaligus meminta klarifikasi apabila ada hal-hal yang belum jelas akar permasalahannya. Pada akhir diskusi juga disampaikan banyak pertanyaan dari mahasiswa terutama masalah penanganan narkoba di Papua, penanganan keamanan serta permasalahan penyalahgunaan ITE (informasi dan transaksi elektronik).

kapolda5

Latihan Kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Musamus

LK1Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Musamus menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan untuk menciptakan kader penerus dalam memimpin di masa depan yang kritis serta mampu melihat situasi dan memberi respon dengan baik. Latihan Kepemimpinan ini dilaksanakan selama 3 hari, yaitu 24 – 26 Maret 2016 di Gedung PKM Unmus.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Biro Umum, Perencanaan dan Keuangan Unmus (Ka. BUPK) bapak Gerzon J. Maulany ST, MT, mewakili Rektor Universitas Musamus. Beliau dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Latihan Kepemimpinan ini diharapkan dapat digunakan dengan baik oleh para peserta untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuannya untuk menjadi pemimpin masa depan dimanapun berada. Kesiapan dan kemampuan yang dipersiapkan juga pada saat menghadapi masalah agar para calon pemimpin tidak panik tetapi dapat berpikir jernih sehingga keputusan yang diambil adalah keputusan yang tepat.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini diisi dengan materi-materi Persidangan dan Simulasi Persidangan oleh Ambo Tang (Presiden BEM Unmus), Karakteristik Kepemimpinan Mahasiswa oleh bapak Pujiono, ST, Public Speaking oleh bapak Rullof F.Y. Waas SH,MH, Birokrasi Kampus oleh Dr. Maria V.I Herdjiono,SE, M.Si., Manajemen Isu oleh bapak Nasri Wijaya, SH, S.Sos., MH, dan Manajemen Aksi dan Simulasi Aksi oleh bapak Agustan, ST, M.Si.

 LK2

LK3

LK4

LK6

LK7

PENANDATANGANAN KERJASAMA UNIVERSITAS BENGKULU DAN UNIVERSITAS MUSAMUS

bengkulu1Kegiatan penandatanganan naskah kerjasama antara Universitas Bengkulu (UNIB) dan Universitas Musamus (Unmus) telah dilaksanakan di Ruang Rapat III Gedung Rektorat UNIB, Jl. WR Supratman Bengkulu pada tanggal 22 Maret 2017. Penandatangan naskah kerjasama tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan visi dan misi masing-masing institusi.

Naskah kerjasama ini ditandatangani oleh Rektor UNIB, Dr. Ridwan Nurazi, M.Sc. dan Rektor Unmus, Dr. Philipus Betaubun, MT. Acara ini dihadiri pula oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Unmus Dr. Maria V. I. Herdjiono, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNIB Prof. Ir. Widodo, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIB, Dr. rer. nat. Totok Eka Suharto, Ketua UPT Kerjasama dan Layanan Internasional, Guswarni Anwar, Ph.D, para Dekan dan ketua-ketua lembaga se-UNIB.

bengkulu2Dr. Philipus Betaubun, MT menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan pihak UNIB dan berharap agar kerjasama ini dapat meningkatkan pelayanan akademik serta peningkatan berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Rektor UNIB, Dr. Ridwan Nurazi, M.Sc., juga berharap agar kerjasama yang dibangun ini berkelanjutan terus sehingga memberikan dampak positif dalam upaya pengembangan dan kemajuan kedua institusi.

Setelah kegiatan penandatangan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi akademik mengenai kerjasama untuk berbagai kegiatan di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unmus, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPPPM) Unmus, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bahasa Unmus dan kegiatan Kewirausahaan.

 bengkulu3

  • Pengumuman

  • Panduan

  • Brosur

  • Lelang

  • Download

Kontak Kami

Pengunjung

Hari Ini557
Minggu Ini4037
Bulan Ini12130
Total487781

IP Anda : 54.224.168.206 19 November 2017
Powered by CoalaWeb