Seminar Nasional II FISIP Universitas Musamus

semnas1Seminar Nasional II FISIP Unmus dengan tema Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah diselenggarakan di gedung PKM, Universitas Musamus pada tanggal 12 Juni 2017.Kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosialdan Ilmu Politik UNMUS menghadirkan pembicara Bupati Bone Dr. H.A. Fahsar Mahdin Padjalangi, M.Si., Prof. Dr. Deddy. T. Tikson Ph.D. (Guru BesarAdministrasi Pembangunan Program Studi Administrasi Publik FISIP UNHAS) dan Dr. Drs. Samel W. Ririhena, M.Si. (Dosen FISIP Unmus). Seminar dibukaolehRektor Unmus Dr. Philipus Betaubun dan Bupati Merauke Frederikus Gebze, S.E., M.Si. Saat memberikan sambutan, Rektor Unmus menyampaikan rencana pelaksanaan Seminar Nasional pada tahun 2017 ini sebanyak lima kali.

 

Setelah seminar dibuka, dengan dipandu oleh moderator ketiga penyaji materi diberikan kesempatan untuk memaparkan materi seminar. Pembicara pertama dalam seminar kali ini adalah Prof. Dr. Deddy. T. Tikson, Ph.D. tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari Segi Ilmiah. Beberapa catatan penting dari materi yang disajikan antara lain :

 

  1. Etika dalam pemerintah merupakan komponen vital yang dapat mempertahankan penyelenggaraan demokrasi;
  2. Perilaku birokrat beretika dapat memelihara trust  masyarakat, efisiensi dan efektivitas penggunaan sumberdaya, menjamin pemenuhan hak-hak individu secara adil dan merata;
  3. Birokrasi bertindak independen, impartial, dan bertanggung jawab terhadap seluruh anggota masyarakat;
  4. Jabatan publik tidak digunakan untuk kepentingan pribadi;  

 semnas2

Sementara Dr. Drs. H. Andi Fashar Mahdin Padjalangi, M.SI. (Bupati Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan) sebagai pembicara kedua dengan materi tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari segi implementasi menyajikan beberapa hal diantaranya :

 

  1. Di Era keterbukaan saat ini, pelayanan public dituntut untuk cepat, tepat, dekat, disesuaikan dengan kearifan lokal daerah (local wisdom)
  2. Pelanggaran mal administrasi dalam pemberian pelayanan harus dihapuskan dengan membuat SOP, dan aturan tentang pengawasan secara internal dan eksternal
  3. Sarana dan prasarana dalam pemberian pelayanan harus memadai
  4. Kepemimpinan hendaknya bisa menjadi contoh dan panutan bagi aparat dalam memberikan pelayanan publik.

  semnas3

 

semnas4Sebagai pembicara terakhir, Dr. Drs. Samel W. Ririhena, M.Si, membawakan materi tentang Etika Birokrasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Peningkatan Akuntabilitas Pemerintah dari segi Good Goverment. Dikatakan bahwa penerapan prinsip-prinsip good governance merupakan tuntutan bagi birokrasi yang handal dan professional yang dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dalam konteks pemerintahan di daerah birokrasi dituntut dapat menerapkan prinsip-prinsip good governance seperti partisipasi, penegakan hukum, kesetaraan, daya tanggap, transparansi, wawasan kedepan, akuntabilitas, serta efisiensi dan efektifitas secara baik sehingga tercipta pemerintah yang amanah dalam menyelenggarakan pemerintahan di daerah yang mengemban amanah dari masyarakat. Seminar yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta ini, selain dihadiri oleh dosen dan mahasiswa, dihadiri pula oleh para kepala SKPD se Kabupaten Merauke dan perwakilan peguruan tinggi swasta di Kabupaten Merauke.

 

semnas5

Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila ke 72

pancasila1Tanggal 1 Juni merupakan hari yang dikenal masyarakat Indonesia sebagai hari Lahirnya Pancasila. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena di tahun 2017 ini untuk pertama kalinya tanggal 1 Juni telah ditetapkan sebagai hari libur nasional dan diperingati dalam bentuk Upacara Bendera.Tidak ketinggalan pula Universitas Musamus menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila. Bertempat di lapangan PKM UNMUS, sekitar kurang lebih 300 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di lingkungan Universitas Musamus mengikuti jalannya upacara bendera memperingati hari lahir Pancasila ke-72. Peringatan hari lahir Pancasila tahun 2017 mengusung tema :

 

 Revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

pancasila2Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNMUS, Drs. Jayadi, MT. Inspektur upacara membacakan pidato Presiden Republik Indonesia yang pada intinya meminta semua elemen bangsa untuk meningkatkan pengamalan Pancasila. Presiden juga mengingatkan seluruh anak bangsa bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah kodrat keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman, dari Miangas sampai Rote adalah keberagaman. Berbagai etnis, berbagai bahasa lokal, berbagai adat istiadat, berbagai agama, kepercayaan serta golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah Bhinneka Tunggal Ika kita. Melalui upacara peringatan hari lahirnya Pancasila ini diharapkan dapat meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Seluruh peserta yang hadir dengan saksama mendengarkan pidato Presiden yang dibacakan oleh Inspektur upacara sampai dengan selesai. Pelaksanaan upacara bendera berlangsung dengan aman dan tertib.

Mengutip kembali akhir pidato Presiden Joko Widodo yang dibacakan : Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu bergotong royong demi kemajuan Indonesia.

pancasila3

pancasila4

 

 

HARI KEBANGKITAN NASIONAL TAHUN 2017

kebangkitan1Universitas Musamus meng-gelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-109 tanggal 20 Mei 2017. Kegiatanan tahunan yang seyogyanya dilaksanakan pada hari Sabtu yang lalu secara serentak dilaksanakan pada hari Senin, 22 Mei 2017. Kepala Biro Umum, Perencanaan dan Keuangan UNMUS, Gerzon J Maulany, ST, MT, yang bertindak sebagai Inspektur upacara saat membacakan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan semangat kebangkitan Nasional tidak pernah memudar, tetapi justru semakin menunjukan urgensinya dalam kehidupan berbangsa kita hari-hari ini. walaupun Semangat ini sudah tercetus setidaknya 109 tahun yang lalu yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, namun sampai saat ini masih sangat ampuh dalam menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa. Lebih jauh dikatakan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan di segala sektor. Pemerintah juga memandang bahwa pembangunan infrakstruktur diperlukan untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan meningkatkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

kebangkitan2Berlatar belakang pemikiran tersebut, maka “ Pemerataan pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan nasional“ yang menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2017 ini adalah pesan yang tepat dan seyogyanya tidak hanya tertanam didalam hati, namun juga segera diwujudkan dalam pelayanan kita kepada masyarakat dan bangsa.

Upacara bendera yang digelar di lapangan Universitas Musamus ini dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa dan tenaga pengajar di lingkungan Universitas Musamus. Walaupun sinar matahari pagi cukup terik, akan tetapi tidak mengurangi semangat para peserta untuk mengikuti jalannya upacara dimaksud. Salam Indonesia Bangkit.

 

kebangkitan3

Workshop Penulisan Proposal Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia

kbmi2Pada tanggal 13 Mei 2017, dilaksanakan workshop penulisan Proposal Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia dengan tema "Menyambut Calon Wirausaha UNMUS yang kreatif dan inovatif Melalui kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia" bertempat di Gedung Aula Pertanian Universitas Musamus Merauke. Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Maria V.I. Herdjiono, SE., M.Si, Kamariah S.Pd, M.Pd, dan Godefridus Samderubun S.S., M.Si. Materi yang diberikan dalam kegiatan ini antara lain Dasar-dasar Kompetensi Bisnis Mahasiswa Indonesia, Penulisan Kompetensi Bisnis Mahasiswa Indonesia dan Coaching Clinic Kompetensi Bisnis Mahasiswa Indonesia.

Adapun tujuan diadakannya workshop ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai program Kompetensi Bisnis Mahasiswa Indonesia, menumbuhkan karakter bisnis untuk memulai dan mengembangkan usaha didukung dengan modal yang diberikan dengan pendampingan secara terpadu, serta membangun ketrampilan wirausaha.

kbmi1

kbmi3

LAUNCHING WEB SITE MCBD DAN WORKSHOP TALENT WAR

mcbdweb1Sekitar kurang lebih 150 mahasiswa/i semester akhir dari semua jurusan yang ada di Universitas Musamus mengikuti kegiatan launching Web Site Musamus Career And Business Development dan Workshop Talent War yang diselenggarakan pada tanggal 2 Mei 2017. Acara ini dipusatkan di gedung PKM Universitas Musamus.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut Chairul Razak (Founder Human Capital for US Community) dan Stanly H.D. Lopies, S.Kom.,M.Kom  (Dosen Sistem Informasi). Lewat materi yang disampaikan keduanya menekankan kepada mahasiswa/i sebagai calon lulusan serta alumni agar sejak dini mempersiapkan diri dengan baik untuk memasuki dunia kerja dengan berfokus pada kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masa depannya.

 

Kegiatan ini merupakan sarana untuk mempertemukan pencari kerja dengan pemberi jasa. Karena saat ini sangat banyak para pengguna tenaga kerja mengeluh tentang mutu lulusan perguruan tinggi sekarang ini yang “kurang bermutu”. Ternyata yang dimaksud dengan “kurang bermutu” disini adalah sarjana sekarang tidak tangguh, cepat bosan, tidak dapat bekerjasama, kurang ujur dan tidak memiliki integritas.

mcbdweb2Kasus di atas menunjukkan bahwa kesuksesan seseorang ternyata  tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hardskills) saja, tetapi juga dari kemampuan mengelola diri dan kemampuan berhubungan dengan orang lain (softskills). Dengan demikian lulusan perguruan tinggi seharusnya sudah memiliki softskills yang baik. Namun kenyataannya saat ini banyak lulusan perguruan tinggi yang softskill-nya terbatas, sehingga sering kali dikeluhkan oleh pengguna lulusan. Salah satu penyebab dari keterbatasan softskill para lulusan antara lain karena di perguruan tinggi proses pembelajaran kurang memberikan perhatian yang serius pada softskills dibandingkan dengan pembelajaran hardskills. Sehingga dalam kenyataan di dunia kerja masih ada kesenjangan antara ketersediaan tenaga kerja yang memiliki softskills yang diinginkan oleh perusahaan atau dunia usaha dengan apa yang disediakan atau diberikan oleh perguruan tinggi. Oleh karenanya penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada mahasiswa sebagai calon lulusan serta alumni tentang adanya web site MCBD dan mempersiapkan mahasiswa dan alumni untuk menghadapi dunia kerja.

 

 

 

mcbdweb3

  • Pengumuman

  • Panduan

  • Brosur

  • Lelang

  • Download

Kontak Kami

Pengunjung

Hari Ini241
Minggu Ini1199
Bulan Ini11223
Total680204

IP Anda : 54.161.49.216 21 Agustus 2018
Powered by CoalaWeb