Penelitian Empirik

Suatu Penelitian Empirik, Kajian Terhadap Impelementasi UU Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua berlangsung pada hari Selasa,5 April 2016 di Ruang Rapat Soter Nautje Universitas Musamus. Pertemuan ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Merauke, Tim Ahli Otsus Papua (dari Komisi I DPD RI) yaitu Drs. Johanes Gluba Gebze dan Amirudin Ar-Rahab, serta tim pelaksana penelitian empirik dari Fakultas Hukum Unmus yang dipimpin oleh Rektor Unmus.

penelitian empirik2

Rektor Unmus dalam sambutannya menyampaikan kebahagiannya karena ini adalah pertama kalinya UNMUS diminta untuk ikut mengkaji Otsus. Hal ini merupakan suatu hal yang luarbiasa bagi UNMUS sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang dapat dipercaya, dan kiranya kajian ini dapat diteruskan. Diharapkan kedepannya tidak hanya masalah Otsus tapi seluruh regulasi di Indonesia dapat dibicarakan dengan pihak akademisi.

Drs. Johanes Gluba Gebze juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi sesuai porsi masing-masing yang disumbangkan demi menata perjalanan negara di seluruh kawasan Indonesia yang salah satunya melalui UU Otsus yang bisa mengatur Indonesia tiba di dermaga khusus. Oleh karenanya, Tim Ahli Otsus Papua merasa perlu datang ke Universitas Musamus untuk meminta masukan tentang penyelenggaraan Otsus secara akademis.

Bupati Kabupaten Merauke juga menambahkan, bahwa dalam pelaksanaan Otsus ada hal yang perlu direfleksikan kembali karena ketika UU Otsus ditetapkan, 3 tahun kemudian MRP baru dibentuk. Demikian pula halnya dengan Orang Asli Papua sesuai dengan UU Otsus adalah yang identik dengan rambut keriting, orang Melanesia , bagaimana dengan orang yang sudah lebih dari 30 tahun tinggal di Papua.Pada kesempatan ini Bupati meminta dapat diterapkan konsep khusus yang diberlakukan pada Orang Asli Papua berdasarkan kajian empiris.

 

Hasil kajian empiris, dapat diusulkan beberapa hal antara lain :

 

  1. Segera membuat perdasi/perdasus sesuai yang diamanatkan oleh UU dan Sosialisasi yang berkesinambungan terhadap perdasus yang sudah diterbitkan dan diikuti dengan upaya-upaya konkrit sebagaimana digariskan terutama pada level pelaksanaa yaitu kabupaten/kota.
  2. Menerapkan dan melaksanakan secara penuh isi dari UU Otonomi khusus
  3. Merevisi pasal-pasal yang dianggap tidak relevan agar tidak terjadi tumpang tindih 

   penelitian empirik1

penelitian empirik3

Workshop E-Jurnal

Untuk menambah wawasan dan kepandaian penulisan jurnal bagi dosen dan pengelolaan e-journal bagi Tim pengelola jurnal fakultas di lingkungan Universitas Musamus, maka pada tanggal 1 sampai 2 April 2016 diadakan Workshop Pengelolaan E-Journal dan Penulisan Artikel Ilmiah. Workshop ini disampaikan oleh 2 narasumber yaitu Dr. Sutadi dan Prof. Dr. Heru Susanto, keduanya dari Universitas Diponegoro (UNDIP).

Diharapkan dengan adanya workshop ini, para dosen semakin tertarik dan menjadi suatu budaya dalam melakukan penelitian dan penulisan jurnal secara periodik di Universitas Musamus.

E-jurnal

E-jurnal1

E-jurnal2


 

 

Sosialisasi E-Filling

Tanggal 7 Maret 2016, bertempat di Gedung PKM Universitas Musamus Merauke telah diadakan sosialisasi pengisian SPT Tahunan PPh wajib pajak orang pribadi melalui E-Filling. Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum, Perencanaan dan Keuangan Universitas Musamus, Emiliana B. Rahail, S.H., MH. Beliau memberikan arahan agar para peserta dapat menggali informasi sebanyak-banyaknya dari kegiatan ini sehingga dapat melakukan pengisian E-Filling dengan baik, benar dan sesuai aturan yang berlaku. Sosialisasi ini dilakukan atas kerjasama Universitas Musamus dengan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Merauke. Pemateri dalam kegiatan sosialisasi ini berasal dari KPP Pratama Merauke, yaitu I KetutSuarta, RidwanDwiHarjono, dan George Ireneus Usmany, dan bertindak sebagai moderator adalah Gerzon J. Maulany, ST, MT dari Universitas Musamus.

Efilling1

Efilling2

Efilling3

Kuliah Umum Awal Semester Genap FAPERTA UNMUS 2016

Pada hari Kamis, 31 Maret 2016 telah dilaksanakan Kuliah Umum Fakultas Pertanian dengan pembicara Dr. Ir. Sam Herodian, M.S. (Tim Pakar Upaya Khusus (UPSUS) Kementerian Pertanian), Dr. Ir. Roh Santoso Budi Waspodo, MT (Divisi Teknik Sumberdaya Air IPB), Bappeda Kabupaten Merauke, dan Untari, S.TP, M.Si.

kuliah faperta1

 

 

Kuliah umum dimaksud agar para mahasiswa dapat memiliki wawasan yang semakin luas tentang pembangunan pertanian terutama di Kabupaten Merauke, sehubungan dengan rencana Pengembangan Lahan 1,2 juta hektar yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. Sehubungan dengan hal tersebut, dari Bappeda Kabupaten Merauke disampaikan rencana pengembangan Otoritas Kawasan Ekonomi Khusus Pangan Merauke di Salor, Merauke. Dr. Ir. Sam Herodian, M.S., selaku pembicara utama, memberikan gambaran kepada para dosen dan mahasiswa tentang Kebijakan Kementerian Pertanian Kabinet Kerja untuk mencapai kedaulatan pangan di Indonesia. Sedangkan untuk pemanfaatan sumberdaya air yang terkadang menjadi kendala, dikemukakan suatu kajian tentang potensisumberdaya air di Indonesia (air permukaan dan air tanah) oleh Dr. Ir. Roh Santoso Budi Waspodo, MT (Divisi Teknik Sumberdaya Air IPB). Selanjutnya, ditampilkan pula hasil penelitian tim dosen Faperta (Untari, Maria M.D Widiastuti dan Musrifah) yang mengkaji tentang Dampak Perubahan Iklim Terhadap Adaptasi Budidaya Tanaman Pangan Pada Masyarakat Lokal Papua Selatan.

kuliah faperta2

 

 

 

kuliah faperta3

 

Pelepasan KKN Januari 2016

Sebanyak 305 mahasiswa mengikuti acara pelapasan KKN 2016, yang dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2016. Peserta KKN tahun ini dibagi menjadi 15 kelompok, yang akan melaksanakan kegiatan KKN di 15 kampung di kabupaten Merauke sejak tanggal 30 Januari 2016 sampai dengan 1 Maret 2015, setiap kelompok didampingi oleh 2 Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Kampung terdekat yang menjadi lokasi KKN adalah kampung Tambat di distrik Tanah Miring, sedangkan yang terjauh adalah kampung Afkab Makmur, distrik Muting.

KKN2016a

KKN2016b

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Pengabdian pada Masyarakat, dan Penelitian. Dalam implementasinya, KKN merupakan bentuk keterpaduan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga KKN mengemban misi dalam pembentukan karakter dan kepribadian mahasiswa yang berjiwa mulia, inovatif dan bertanggung jawab. Untuk itu peserta KKN semestinya memfokuskan program-programnya pada pengembangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang menyentuh akar permasalahan di masyarakat. Oleh karena itu, KKN UNMUS menerapkan konsep KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) sebagaimana diisyaratkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Ditlitabmas) Dikti.

KKN2016c

 

  • Pengumuman

  • Panduan

  • Brosur

  • Lelang

  • Download

Kontak Kami

Pengunjung

Hari Ini241
Minggu Ini1199
Bulan Ini11223
Total680204

IP Anda : 54.161.49.216 21 Agustus 2018
Powered by CoalaWeb